h1

BBM naik 28,7%, penduduk miskin jadi 40 juta

Mei 7, 2008

Jika pemerintah memilih menaikkan harga BBM bersubdisi sebesar 28,7%, angka kemiskinan pada 2008 diperkirakan melonjak sampai 40 juta atau 18,04% dari jumlah penduduk di Indonesia.

Jumlah ini naik sebesar 1,88 juta dibandingkan angka kemiskinan pada 2007 (16,58% dari jumlah penduduk atau 37,7 juta jiwa). Angka ini jauh dari target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2008, yaitu angka kemiskinan turun menjadi 14,2% sampai 16% dengan pertumbuhan ekonomi 6,4%.

Hal ini dikemukakan Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hari Susanto menjelaskan hasil perhitungan LIPI mengenai pengaruh kenaikan harga BBM bersubdisi dengan angka kemiskinan di Indonesia, hari ini.

Dengan pertumbuhan ekonomi, 6,4%, jelasnya, angka kemiskinan diperkirakan dapat mencapai 37,11 juta jiwa, namun angka itu sulit dicapai jika kenaikan harga BBM bersubdisi tepat direalisasikan.

Dia merincikan jika kenaikan harga BBM diperkirakan menyebabkan pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 6%, sehingga angka kemiskinan diperkirakan mencapai 39,585 juta atau 18,04%.

Sebelumnya, dokumen pemerintah yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 Juni 2008, yaitu premium naik dari Rp4.500 per liter menjadi Rp6.000 per liter, solar dari Rp4.300 per liter menjadi Rp5.500 per liter, dan minyak tanah dari Rp2.000 per liter menjadi Rp2.300 per liter.

(web.bisnis.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: